Harga Saham PWON Melesat 20,45% Hari Ini

Saham PWON

KALTARABISNIS.CO – Pergerakan harga saham emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menunjukkan lonjakan signifikan pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Hingga Senin pagi (12/1/2026), saham perusahaan milik konglomerat Alexander Tedja ini mendapat respons positif dari pelaku pasar hingga harganya melambung tinggi.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia sekitar pukul 09.13 WIB, posisi saham PWON bertengger di level Rp 424 per saham. Angka tersebut mencerminkan kenaikan tajam sebesar 20,45 persen dibandingkan harga penutupan sebelumnya. Aksi beli masif mewarnai jalannya sesi pertama perdagangan hari ini.

Transaksi Ramai di Awal Sesi

Antusiasme investor terhadap saham pengelola pusat perbelanjaan ini terlihat dari tingginya volume perdagangan. Tercatat sebanyak 626 juta saham PWON telah diperdagangkan hanya dalam kurun waktu singkat di pagi hari.

Likuiditas saham ini juga tergolong sangat tinggi dengan nilai transaksi yang sudah menembus angka Rp 264 miliar. Frekuensi perpindahan tangan saham pun terbilang padat, yakni mencapai 47.410 kali transaksi. Lonjakan ini melanjutkan tren positif pergerakan saham perseroan yang mayoritas berada di zona hijau sejak awal tahun, tepatnya mulai 2 Januari 2026.

Pertumbuhan Jumlah Investor

Kenaikan harga saham ini sejalan dengan meningkatnya minat investor untuk mengoleksi saham properti tersebut. Mengacu pada data pemegang saham per 30 Desember 2025, basis investor Pakuwon Jati mengalami perluasan yang cukup signifikan.

Total pemegang saham PWON pada akhir tahun lalu tercatat mencapai 51.659 pihak. Jumlah ini meningkat sebanyak 3.422 investor jika disandingkan dengan posisi bulan sebelumnya, di mana jumlah pemegang saham tercatat hanya sebanyak 48.237 pihak. Peningkatan ini mengindikasikan tingginya atensi pasar ritel maupun institusi terhadap prospek emiten tersebut.

Kinerja Keuangan Solid

Dari sisi fundamental, lonjakan harga saham PWON didukung oleh kinerja keuangan yang terjaga positif. Hingga periode sembilan bulan pertama tahun 2025, perseroan mampu mempertahankan profitabilitasnya.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, Pakuwon Jati berhasil membukukan pendapatan usaha senilai Rp 5,11 triliun. Dari total pendapatan tersebut, emiten ini sukses mengamankan laba bersih sebesar Rp 1,72 triliun, yang menjadi salah satu indikator fundamental kuat bagi para pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi.

Follow Kaltarabisnis.co di Google News untuk Update Berita Terkini