KALTARABISNIS.CO – Umat Islam kini telah memasuki penghujung bulan Rajab 1447 Hijriah. Hari ini, Jumat, 16 Januari 2026, bertepatan dengan Jumat terakhir di bulan yang mulia tersebut. Dalam tradisi Islam, bulan Rajab memiliki kedudukan istimewa dan disebut sebagai bulannya Allah (syahrullâh) merujuk pada sebagian hadits riwayat ad-Dailami.
Keutamaan bulan ini juga tercermin dari doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW saat melihat hilal Rajab. Beliau berdoa, “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan” (HR Ahmad, al-Muttaqi al-Hindi dan lainnya).
Pada momen Jumat terakhir bulan Rajab, terdapat amalan khusus yang diwariskan oleh ulama mutaakhirin. Amalan ini berfokus pada permohonan keberkahan rezeki dan kecukupan kebutuhan hidup sepanjang tahun.
Detail Bacaan dan Tata Cara Amalan:
Amalan ini berupa pembacaan kalimat dzikir sebagai berikut:
أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ
Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh.
Artinya: “Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah.”.
Agar amalan ini memberikan dampak yang diharapkan, umat Islam perlu memperhatikan aturan pelaksanaannya secara detail:
- Waktu Pelaksanaan: Dibaca saat khatib sedang menyampaikan khutbah kedua pada shalat Jumat.
- Jumlah Bacaan: Kalimat tersebut wajib dibaca sebanyak 35 kali.
- Tujuan/Keutamaan: Sebagai wasilah agar di sepanjang tahun uang di tangan tidak habis untuk memenuhi segala kebutuhan.
Amalan ini telah dibuktikan oleh banyak orang dan diyakini berhasil membawa keberkahan finansial bagi yang mengamalkannya dengan penuh keyakinan. Selain doa ini, para sahabat dan ulama juga mengajarkan berbagai amalan lain di bulan Rajab, mulai dari doa, dzikir, hingga ritual ibadah lainnya.
