KALTARABISNIS.CO – Apple dikabarkan tengah mempersiapkan perombakan desain besar-besaran untuk lini iPhone 18 Pro. Berdasarkan laporan yang muncul pada Januari 2026, raksasa teknologi ini berpeluang menghapus fitur Dynamic Island yang telah menjadi identitas visual model iPhone Pro selama beberapa tahun terakhir.
Mengutip laporan dari Digital Trends, informasi ini pertama kali dibocorkan oleh leaker Digital Chat Station melalui platform Weibo. Bocoran tersebut mengungkapkan bahwa iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan hadir dengan desain layar yang berbeda signifikan dibandingkan jajaran iPhone Pro generasi terdahulu.
Sebagai pengganti Dynamic Island, kedua model kelas atas tersebut diprediksi akan mengadopsi desain kamera depan berlubang atau punch-hole di pojok layar. Selain itu, Apple dikabarkan akan mengintegrasikan sensor Face ID di bawah permukaan layar (under-display Face ID). Langkah ini bertujuan untuk menciptakan tampilan layar yang lebih luas dan minim gangguan visual, mendekati konsep full screen.
Berikut adalah detail spesifikasi layar yang dilaporkan:
- iPhone 18 Pro: Mengusung layar berukuran 6,27 inci.
- iPhone 18 Pro Max: Mengusung panel berukuran sekitar 6,86 inci.
- Teknologi Panel: Keduanya menggunakan teknologi 120Hz OLED LTPO untuk pengalaman visual yang halus.
Sementara itu, Apple tetap menerapkan strategi pembeda untuk model standar. Varian iPhone 18 versi dasar dan perangkat yang disebut sebagai “iPhone Air 2” diprediksi akan tetap mempertahankan desain Dynamic Island. Meskipun tidak mengalami perubahan desain layar yang radikal, kedua model non-Pro ini diharapkan tetap menggunakan panel LTPO 120Hz yang sama dengan generasi sebelumnya.
Transformasi ini menjadi catatan sejarah penting karena Dynamic Island pertama kali diperkenalkan pada seri iPhone 14 Pro dan telah bertahan selama lebih dari tiga tahun. Jika Apple benar-benar menerapkan desain baru ini pada iPhone 18 Pro, maka ini akan menjadi perubahan tampilan depan paling besar dalam hampir satu dekade.
Hingga saat ini, Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait laporan tersebut. Seluruh informasi yang beredar masih bersifat bocoran dari sumber tidak resmi dan laporan lanjutan dari para analis yang memantau perkembangan produk Apple mendatang.
