IHSG Hari Ini Sukses Tembus Rekor ATH 9.032

Saham di BEI

KALTARABISNIS.CO – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak sejarah baru dengan menembus level psikologis dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) pada penutupan perdagangan Rabu (14/1/2026). Indeks berakhir menguat 0,94 persen ke posisi 9.032,58 di tengah gairah pasar yang sangat positif.

Laju indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi intraday di posisi 9.049,30 setelah dibuka menguat pada level 9.007 pagi tadi. Aktivitas pasar terpantau sangat agresif dengan total transaksi mencapai Rp29,01 triliun dari volume 61,12 miliar saham yang berpindah tangan.

Rekapitulasi Pergerakan Saham di Bursa

Data perdagangan menunjukkan dominasi tren penguatan dengan 461 saham parkir di zona hijau. Sementara itu, 252 saham mengalami koreksi dan 245 saham lainnya bertahan stagnan di posisi yang sama.

Meskipun indeks utama terbang tinggi, Indeks SRI-KEHATI justru mencatatkan koreksi tipis sebesar 0,09 persen. Sebaliknya, indeks blue chip seperti LQ45, JII, IDX30, hingga ISSI kompak melaju searah dengan kenaikan IHSG.

Sektor Siklikal dan Infrastruktur Jadi Motor Utama

Seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak berakhir di zona hijau tanpa terkecuali. Sektor siklikal memimpin penguatan dengan lonjakan 3,21 persen, disusul oleh sektor infrastruktur yang melesat 2,21 persen sepanjang hari ini.

Beberapa sektor lain seperti energi, industri, kesehatan, hingga properti juga tampil bertenaga dengan kenaikan di atas 1 persen. Sektor keuangan dan non-siklikal turut menyumbang poin penguatan meski pertumbuhannya lebih moderat di bawah 1 persen.

Daftar Saham yang Paling Cuan dan Loyo

Panggung emiten hari ini dikuasai oleh PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) yang melesat 34,38 persen, menempatkannya di posisi puncak top gainers. Di posisi berikutnya, ada PT Ever Shine Tex Tbk yang naik 34,29 persen dan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) yang meroket 31,31 persen.

Di sisi lain, beberapa instrumen investasi harus berakhir di zona merah sebagai top losers. Indopremier Investment Management (XIPB) terkoreksi 14,89 persen, diikuti Pinnacle Persada Investama (XPDV) yang turun 13,16 persen, serta saham PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) yang terpangkas 13,14 persen.

Follow Kaltarabisnis.co di Google News untuk Update Berita Terkini