KALTARABISNIS.CO – Masyarakat mulai mencermati perhitungan waktu menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, awal puasa tahun ini diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Jika dihitung mundur sejak Kamis (15/1), maka durasi menuju puasa 2026 versi pemerintah menyisakan 35 hari lagi. Meski demikian, pemerintah tetap akan memberikan keputusan resmi melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan pada malam sebelum 1 Ramadhan untuk menetapkan tanggal secara definitif.
Di sisi lain, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa 2026 lebih awal, yaitu pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan resmi dari pihak Muhammadiyah ini didasarkan pada metode Hisab Hakiki dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Berdasarkan titik hitung yang sama yakni Kamis (15/1), jadwal dimulainya puasa versi Muhammadiyah menyisakan waktu 34 hari lagi. Perbedaan estimasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan ini terjadi karena adanya perbedaan metode perhitungan teknis yang digunakan oleh masing-masing lembaga.
Cara Cek Hitung Mundur Puasa 2026
Bagi masyarakat yang ingin memantau sisa hari secara mandiri dan akurat, terdapat dua cara praktis melalui fitur “Hitung Mundur” dan “Jumlah Hari Berlalu” di Google dengan menggunakan kata kunci spesifik:
- Kata Kunci 1: Ketikkan “berapa hari lagi puasa 2026” pada kolom pencarian. Hasil akan menunjukkan estimasi durasi hari menuju rentang waktu 17 Februari hingga 19 Maret 2026.
- Kata Kunci 2: Ketikkan “18 februari 2026 berapa hari lagi“. Fitur ini akan menghitung durasi presisi dari tanggal hari ini, 16 Januari 2026, menuju target tanggal yang dimaksud.
Berdasarkan data terbaru per Jumat (16/1), berikut adalah rincian sisa waktu menuju awal puasa 2026 dari dua sumber utama:
- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah: Menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Berdasarkan hitungan per hari ini (16/1), maka waktu menuju puasa versi Muhammadiyah menyisakan 33 hari lagi. Penetapan ini menggunakan metode Hisab Hakiki dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
- Pemerintah (Kemenag RI): Melalui Kalender Hijriah Indonesia 2026 Ditjen Bimas Islam, awal puasa diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika dihitung dari hari ini (16/1), maka waktu menuju puasa versi pemerintah menyisakan 34 hari lagi.
Perlu dicatat bahwa beberapa hasil pencarian otomatis mungkin menunjukkan angka 32 hari jika sistem merujuk pada estimasi paling awal yakni 17 Februari 2026. Namun, kepastian hukum untuk seluruh umat Islam di Indonesia tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar pemerintah pada malam menjelang 1 Ramadhan.
Perbedaan hasil hitung mundur di internet sering terjadi karena perbedaan titik target tanggal (17, 18, atau 19 Februari) yang digunakan oleh berbagai sistem kalender digital.
