KALTARABISNIS.CO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan risiko penutupan di zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Berdasarkan analisis pasar terkini, mata uang Garuda diperkirakan akan bergerak pada rentang sensitif antara Rp16.860 hingga Rp16.890 per dolar AS.
Prediksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
Pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan tengah pekan ini berada dalam bayang-bayang fluktuasi global yang tinggi. Meskipun sempat mencatatkan performa positif pada sesi sebelumnya, posisi rupiah saat ini dinilai cukup rentan terhadap potensi koreksi teknis maupun tekanan eksternal dari dolar AS.
Pasar saat ini mengantisipasi adanya pergerakan dinamis yang dapat membawa rupiah menjauhi level penguatannya. Rentang Rp16.860 hingga Rp16.890 menjadi perhatian utama para pelaku pasar untuk melihat sejauh mana daya tahan mata uang domestik sepanjang sesi perdagangan hari ini.
Kinerja Rupiah dan Indeks Dolar AS Sebelumnya
Jika menilik performa pasar pada pertengahan pekan, rupiah sebenarnya menunjukkan tren positif. Penutupan pasar pada hari Rabu memberikan harapan bagi stabilitas nilai tukar sebelum risiko volatilitas kembali muncul pada hari ini.
Laporan pergerakan nilai tukar pada sesi sebelumnya mencatatkan penguatan tipis namun signifikan bagi aset domestik terhadap greenback.
“Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,07% atau 12 poin ke level Rp16.865 per dolar AS pada Rabu (14/1/2026),” demikian catatan laporan keuangan pasar modal.
Kutipan data tersebut mengonfirmasi bahwa rupiah mampu memanfaatkan momentum saat indeks dolar AS (DXY) sedang dalam tekanan. Pada saat yang bersamaan, indeks dolar AS dilaporkan mengalami pelemahan tipis sebesar 0,01% dan terparkir di level 99,14.
Faktor Pendorong Fluktuasi Pasar
Meskipun indeks dolar AS berada di bawah level psikologis 100, yakni di posisi 99,14, para pelaku pasar tetap mewaspadai risiko pembalikan arah. Kondisi pasar uang yang dinamis sering kali dipengaruhi oleh sentimen global yang berubah cepat, sehingga risiko penutupan rupiah yang melemah di angka Rp16.890 tetap terbuka lebar.
Terdapat beberapa faktor yang menjadi perhatian investor dalam mengamati kurs hari ini:
Analisis Teknis dan Sentimen
- Level Psikologis: Rupiah berupaya bertahan di bawah angka Rp16.900 per dolar AS.
- Sentimen Global: Pelaku pasar memantau apakah pelemahan tipis indeks dolar akan berlanjut atau justru terjadi aksi beli dolar (dollar buying) kembali.
- Rentang Perdagangan: Area Rp16.860 – Rp16.890 menjadi batas aman bagi transaksi impor maupun ekspor di pasar spot.
Dengan volatilitas yang diprediksi akan terus terjadi hingga penutupan sore nanti, para pelaku bisnis dan investor diharapkan tetap cermat dalam melakukan lindung nilai (hedging) terhadap aset mata uang mereka.
