KALTARABISNIS.CO – Pemerintah resmi menggulirkan Bantuan Sosial (Bansos) susulan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada awal tahun 2026. Langkah ini diambil guna memastikan KPM yang sempat mengalami kendala penyaluran pada tahap 4 akhir tahun lalu tetap mendapatkan haknya secara penuh.
Laporan dari berbagai wilayah di Indonesia mengonfirmasi bahwa dana bantuan sudah mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Meskipun demikian, sebagian penerima melaporkan bahwa saldo pada kartu mereka masih menunjukkan angka nol rupiah.
Penyebab Saldo KKS Bansos Susulan 2026 Belum Terisi
Distribusi bantuan sosial susulan terpantau mulai bergerak sejak pertengahan Januari 2026. Setidaknya terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan perbedaan waktu penerimaan dana antar KPM:
1. Penyaluran Dilakukan Secara Bertahap
Proses pengiriman dana diatur berdasarkan wilayah dan kelompok penerima, sehingga waktu pencairan di tingkat desa maupun kelurahan dapat berbeda-beda.
2. Migrasi Mekanisme Penyaluran
Sebagian penerima bantuan yang sebelumnya menggunakan jasa Kantor Pos kini dialihkan ke sistem perbankan KKS. Proses migrasi data ini memerlukan waktu tambahan untuk sinkronisasi sistem.
3. Validasi Data Kementerian Sosial
Status kepesertaan wajib terdaftar dan valid dalam sistem Kemensos. Perubahan kondisi ekonomi atau status keluarga dapat memicu proses verifikasi ulang yang menunda pencairan.
Jika dalam beberapa pekan saldo tetap tidak bertambah, KPM disarankan untuk memverifikasi status melalui situs resmi Kemensos atau berkonsultasi langsung ke kantor desa/kelurahan setempat.
Prosedur Cek Saldo KKS Tanpa Melalui Kantor Bank
Penerima manfaat dapat melakukan pengecekan saldo secara mandiri melalui tiga metode praktis:
- Aplikasi Livin’ by Mandiri: KPM yang menggunakan layanan Bank Mandiri dapat mengakses aplikasi, masuk ke akun terdaftar, dan mencari menu Kartu KKS Merah Putih Digital. Informasi saldo akan muncul setelah menekan ikon mata pada tampilan kartu.
- Mesin ATM Himbara: Kartu KKS dimasukkan ke mesin ATM, dilanjutkan dengan memasukkan nomor PIN. Informasi tersedia melalui menu “Transaksi Lainnya” lalu pilih “Informasi Saldo” pada bagian “Rekening Tabungan”.
- Agen Bank atau E-Warong: Petugas di agen bank atau e-warung akan membantu menggesek kartu KKS dan mencetak struk informasi saldo terkini bagi penerima yang tidak memiliki akses ponsel atau ATM.
Langkah Penarikan Dana Bansos Dari Kartu KKS
Proses pencairan dana tunai dapat dilakukan melalui mesin ATM dengan prosedur sebagai berikut:
- Kartu KKS dimasukkan ke mesin dan pilih “Bahasa Indonesia”.
- Masukkan nomor PIN secara hati-hati dan pilih menu “Penarikan Tunai”.
- Pilih nominal yang tersedia atau pilih “Jumlah Lain” untuk mengetik nominal tertentu secara manual.
- Pastikan memilih “Rekening Tabungan” sebagai sumber dana pencairan.
- Uang tunai beserta struk bukti penarikan diambil dari mesin, diikuti dengan pengambilan kembali kartu KKS.
Selain melalui ATM, penarikan juga dapat dilakukan melalui agen bank atau kantor pos yang ditunjuk dengan menyertakan KTP asli. Seluruh KPM diingatkan untuk menjaga kerahasiaan nomor PIN dan tidak menyerahkan kartu KKS kepada pihak lain guna menghindari risiko penyalahgunaan.
