KALTARABISNIS.CO – Samsung dikabarkan bakal mengubah tradisi jadwal peluncuran lini ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26 Series, yang biasanya digelar pada awal tahun. Berbeda dari seri-seri sebelumnya yang kerap rilis pada bulan Januari, peluncuran kali ini diprediksi mundur hingga akhir Februari 2026 dalam acara Galaxy Unpacked di San Francisco, Amerika Serikat.
Informasi mengenai pergeseran jadwal ini diperkuat oleh pembocor teknologi kenamaan, Evan Blass, yang menyebut data ini memiliki validitas tinggi. Penundaan tersebut disinyalir berkaitan erat dengan strategi Samsung untuk mematangkan desain baru serta memastikan kesiapan produksi secara global sebelum produk resmi dilepas ke pasaran luas.
Estimasi Ketersediaan Barang
Jika bocoran jadwal peluncuran pada 25 Februari 2026 tersebut terbukti benar, maka ketersediaan unit di pasar ritel akan mengikuti tidak lama setelahnya. Samsung Galaxy S26 Ultra diperkirakan baru bisa didapatkan oleh konsumen mulai tanggal 11 Maret 2026.
Langkah ini dinilai strategis untuk memberikan waktu yang cukup bagi perusahaan dalam menyempurnakan aspek teknis perangkat, sekaligus menepis rumor mengenai kembalinya desain layar lengkung ekstrem ala “Edge” pada varian terbaru ini. Samsung diprediksi tetap konsisten mempertahankan tiga varian utama dalam lini produknya.
Lompatan Besar Sektor Daya
Selain tanggal rilis, sorotan utama tertuju pada sektor baterai yang selama ini kerap dikritik karena dianggap tertinggal dari kompetitor. Dilansir dari berbagai sumber teknologi, Samsung Galaxy S26 Ultra siap membawa peningkatan signifikan dengan fitur fast charging kabel yang mendukung hingga 60W, meningkat jauh dari standar seri sebelumnya yang hanya 45W.
Terkait bocoran tanggal dan spesifikasi tersebut, Evan Blass memberikan penekanan serius. Menurutnya, informasi ini adalah data yang “100 persen akurat”.
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa Samsung sangat serius membenahi sektor daya. Dengan kecepatan pengisian 60W, perangkat diklaim mampu terisi hingga 75 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Peningkatan juga terjadi pada wireless charging yang mencapai 25W dengan isu penggunaan sistem magnetic case serupa MagSafe. Sementara untuk kapasitas baterai, spekulasi masih beredar antara tetap di 5.000 mAh atau naik menjadi 5.200 mAh.
