Vivo V70 dan iQOO 15R Lolos TKDN, Siap Menggebrak Pasar Indonesia Awal 2026

PT VivoVivo Mobile Indonesia mengonfirmasi kesiapan dua ponsel terbarunya, Vivo V70 dan iQOO 15R, untuk pasar Indonesia. Kedua perangkat tersebut telah berhasil merampungkan proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi (SDPPI). Kelulusan ini membuka jalan bagi peluncuran resmi yang diprediksi terjadi pada kuartal pertama tahun 2026.

Vivo V70 dan iQOO 15R Penuhi Syarat TKDN

Vivo V70, yang terdaftar dengan nomor model V2538, telah mengantongi nilai TKDN sebesar 35,65 persen berdasarkan catatan di laman P3DN Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sekitar 11-12 Desember 2025. Perangkat ini juga telah terdaftar di situs Postel Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada 24 Desember 2025.

Sementara itu, sub-merek Vivo, iQOO, juga menuntaskan persyaratan serupa. Model iQOO 15R (nomor I2508) telah resmi lolos sertifikasi SDPPI Komdigi pada 9 Januari 2026. Selain itu, iQOO 15R juga terpantau telah mengantongi persetujuan dari badan sertifikasi internasional seperti Bluetooth SIG, BIS (India), SIRIM (Malaysia), dan EEC (Eropa).

Regulasi TKDN dan Dampaknya

Kebijakan TKDN menjadi krusial bagi perangkat telekomunikasi yang ingin dipasarkan di Indonesia, mewajibkan kandungan lokal minimal 35 persen. Regulasi ini diperkuat oleh Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 35 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 11 September 2025.

Permenperin baru tersebut mereformasi tata cara sertifikasi TKDN dengan tujuan penyederhanaan, kemudahan, dan kecepatan proses, serta pemberian insentif bagi industri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa regulasi ini menggantikan Permenperin Nomor 16 Tahun 2011.

Menurut Agus, Permenperin 35/2025 bertujuan memperkuat ekosistem industri nasional dan memprioritaskan produk dalam negeri dengan nilai TKDN di atas 40 persen untuk belanja pemerintah. “Kami berterima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi yang mewajibkan nilai TKDN minimal 35 persen untuk produk HKT agar bisa mendapatkan izin edar. Hasilnya, investasi HKT di Indonesia meningkat dan impor menurun,” ujar Agus.

Prediksi Spesifikasi Vivo V70 dan iQOO 15R

Vivo V70 diprediksi akan memperkuat segmen menengah premium Vivo. Perangkat ini kemungkinan merupakan rebrand dari Vivo S50 yang eksklusif di Tiongkok. Bocoran mengindikasikan chipset Snapdragon 7 Gen 4 atau Snapdragon 8s Gen 3, layar OLED 6,59 inci 1.5K dengan refresh rate 120 Hz, serta baterai 6.500 mAh dengan pengisian daya 90W.

Sementara itu, iQOO 15R disiapkan untuk segmen gaming performa tinggi. Perangkat ini diduga merupakan versi rebrand dari iQOO Z11 Turbo. Rumor menyebutkan iQOO 15R akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5, layar LTPS OLED 1.5K 6.59 inci, RAM hingga 16GB, penyimpanan 512GB, dan baterai 7.600 mAh. Sektor kamera utama diprediksi mencapai 200MP dengan OIS.

Dengan rampungnya sertifikasi TKDN dan SDPPI, PT Vivo Mobile Indonesia menunjukkan keseriusan untuk bersaing di pasar smartphone Indonesia pada awal 2026. Peluncuran Vivo V70 dan iQOO 15R diharapkan menawarkan pilihan menarik bagi konsumen.

Follow Kaltarabisnis.co di Google News untuk Update Berita Terkini