KALTARABISNIS.CO – Pemerintah secara resmi memastikan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 akan memberikan prioritas utama bagi lulusan baru atau fresh graduate. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mempercepat regenerasi birokrasi di Indonesia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, menyatakan pihaknya kini sedang menghitung kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) sembari menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Ke depannya saya berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi,” ujar Rini Widyantini di Jakarta.
Pemerintah juga telah menginstruksikan setiap kementerian dan lembaga untuk menyusun analisis kebutuhan pegawai untuk periode lima tahun ke depan. Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan tenaga kerja baru, terutama pada instansi pemerintah yang baru terbentuk.
Perubahan Fundamental Sistem Seleksi
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan terobosan besar untuk periode seleksi 2025–2026. Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Sulaiman, mengungkapkan bahwa ujian seleksi tidak akan lagi dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Keputusan ini diambil untuk menekan biaya operasional yang dinilai terlalu tinggi. Sebagai gambaran, biaya seleksi pada periode sebelumnya mencapai Rp1,1 triliun hanya untuk melayani 6,6 juta peserta.
Nantinya, sistem ujian akan mengadopsi skema fleksibel seperti sertifikasi TOEFL, di mana peserta dapat mengikuti ujian kapan saja dalam periode tertentu. Selain itu, hasil ujian CPNS direncanakan akan berlaku hingga dua tahun, sehingga peserta tidak perlu mengulang proses dari awal jika ingin mencoba formasi lain di tahun berikutnya.
Daftar Instansi Minim Peminat dengan Gaji Kompetitif
Berdasarkan data seleksi sebelumnya, terdapat sejumlah instansi yang memiliki jumlah pelamar rendah namun menawarkan estimasi gaji yang tinggi:
| Instansi | Jumlah Formasi | Estimasi Gaji Tertinggi |
| Setjen Komnas HAM | 38 | Rp12,5 Juta |
| Kemenpan RB | 61 | Rp12,29 Juta |
| BRIN (Peneliti Ahli Muda) | 500 | Rp11 Juta |
| BPIP | 53 | Rp9,93 Juta |
| Kemenko Polhukam | 86 | Rp9 Juta |
Syarat dan Tahapan Pendaftaran CPNS 2026
Bagi calon pelamar yang berminat, berikut adalah persyaratan umum dan dokumen yang wajib dipersiapkan:
- Usia: Minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Khusus posisi Dokter atau Dosen, batas usia maksimal mencapai 40 tahun.
- Pendidikan: Lulusan D3, S1, atau S2 sesuai kualifikasi formasi yang dilamar.
- Dokumen: KTP digital, ijazah, transkrip nilai, dan pas foto terbaru.
- Kualifikasi Tambahan: Sehat jasmani/rohani serta tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaan sebelumnya.
Proses seleksi akan tetap melalui tiga tahapan utama, yakni verifikasi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT, dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Seluruh informasi resmi dapat diakses secara transparan melalui portal SSCASN.
