Bocoran Vivo X300 Ultra: Kamera Zeiss 35mm & Teleconverter Baru Rilis Maret

Bocoran Vivo X300 Ultra

KALTARABISNIS.COVivo tengah menyiapkan peluncuran global untuk suksesor Vivo X200 Ultra yang diprediksi akan mengubah standar fotografi ponsel. Perangkat bernama Vivo X300 Ultra ini dikabarkan bakal menyuguhkan reproduksi warna yang jauh lebih natural pada foto maupun video.

Keunggulan tersebut bersumber dari penggunaan sensor multispektral terbesar di industri. Berdasarkan bocoran dari leaker terpercaya, Digital Chat Station (DCS) melalui platform Weibo, sensor ini memiliki resolusi sekitar 5 MP.

Solusi pencitraan multispektral ini diklaim menjadi yang terbaik tahun ini karena memiliki saluran warna yang lebih banyak dan ukuran sensor yang lebih besar. Komponen ini bekerja membantu perangkat menerjemahkan warna lingkungan secara akurat, melampaui kemampuan sensor gambar konvensional terutama dalam kondisi low-light.

Vivo X300 Ultra dijadwalkan memulai debut perdana di pasar China pada Maret 2026. Jadwal ini tercatat satu bulan lebih awal dibandingkan peluncuran generasi pendahulunya pada April 2025.

Sektor kamera utama akan mengandalkan sistem Zeiss 35mm yang menggunakan sensor Sony LYT-901. Laporan terbaru menyebutkan bahwa kamera ini akan menerima lensa teleconverter baru dengan tingkat magnifikasi yang kemungkinan berbeda dari pendahulunya yang sebesar 2,35x.

Konfigurasi kamera belakang perangkat ini akan terdiri dari tiga sensor besar:

  • Kamera Utama: 200 MP Sony LYT-901 (OIS).
  • Kamera Ultra-wide: 50 MP Sony LYT-828.
  • Kamera Telefoto Periskop: 200 MP Samsung HPB (OIS).

Untuk urusan performa, Vivo X300 Ultra akan dipersenjatai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Layarnya mengadopsi panel OLED 2K berukuran 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz.

Varian global perangkat ini telah terdeteksi dalam basis data IMEI dengan nomor model V2562. Peluncuran untuk pasar internasional diperkirakan berlangsung pada Kuartal II (Q2) tahun 2026.

Meskipun fokus pada akurasi warna melalui sensor multispektral serupa dengan strategi yang diterapkan Oppo bertahun-tahun, Vivo optimis solusinya lebih stabil. Sebelumnya, sensor serupa pada Oppo Find X9 Pro sempat dilaporkan mengalami beberapa kendala saat pengujian teknis, terutama saat dipadukan dengan camera kit.

Follow Kaltarabisnis.co di Google News untuk Update Berita Terkini