KALTARABISNIS.CO – Seri ponsel flagship terbaru Samsung, Galaxy S26, termasuk varian Ultra, dikabarkan akan mulai tersedia di pasar Eropa pada 11 Maret 2026. Informasi ini muncul menyusul rumor jadwal peluncuran global di Amerika Serikat yang disebut-sebut akan berlangsung lebih awal.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu disebut-sebut akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada 25 Februari di San Francisco, Amerika Serikat. Acara tersebut akan menjadi panggung perkenalan jajaran ponsel premium terbarunya, meskipun ketersediaan komersial di Eropa diperkirakan berselang beberapa minggu kemudian.
Menurut laporan dari Dealabs yang dikutip XiaomiToday pada Senin (12/1/2026), Samsung berencana memasarkan seri Galaxy S26 di Prancis mulai 11 Maret 2026. Peluncuran serentak di berbagai negara Eropa lainnya juga sangat mungkin terjadi pada tanggal yang sama.
Sebelum perangkat ini resmi dijual di toko ritel dan kanal daring, Samsung diprediksi akan melancarkan kampanye promosi besar-besaran di awal Maret. Strategi ini merupakan langkah umum yang selalu diterapkan Samsung menjelang perilisan produk unggulannya.
Bocoran Spesifikasi Utama Galaxy S26 Ultra
Dokumen sertifikasi dari database 3C China telah membocorkan beberapa detail penting mengenai Samsung Galaxy S26 Ultra. Perangkat ini akan dibekali baterai berkapasitas 5.000mAh, sedikit lebih kecil dari prediksi awal yang menyebutkan 5.200mAh.
Galaxy S26 Ultra juga akan mendukung pengisian daya cepat berkabel hingga 60W. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya baterai hingga 75 persen hanya dalam waktu 30 menit. Selain itu, kemampuan pengisian daya nirkabel untuk seluruh seri Galaxy S26 dilaporkan meningkat menjadi 25W.
Sementara itu, varian Galaxy S26+ dikabarkan akan menggunakan baterai 4.900mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 45W. Detail ini menunjukkan komitmen Samsung untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna melalui teknologi pengisian daya yang lebih cepat dan efisien di seluruh lini.
Prediksi Harga dan Desain Baru
Samsung dilaporkan mempertimbangkan kenaikan harga untuk seri Galaxy S26 di beberapa wilayah, termasuk Korea Selatan. Kenaikan diperkirakan berkisar antara USD 30 hingga USD 60. Namun, harga di pasar utama seperti Amerika Serikat diprediksi akan tetap stabil.
Jika prediksi ini akurat, Galaxy S26 standar akan dibanderol mulai USD 799,99 (sekitar Rp 13,4 juta), Galaxy S26+ seharga USD 999,99 (Rp 16,8 juta), dan Galaxy S26 Ultra mencapai USD 1.299,99 (sekitar Rp 21,9 juta). Harga ini mencerminkan posisi Samsung sebagai pemimpin pasar ponsel premium.
Dari sisi desain, Galaxy S26 Ultra disebut akan menampilkan perubahan bertahap, termasuk sudut bodi yang lebih membulat dan modul kamera yang didesain ulang. Pilihan warna hitam yang mencakup bingkai juga akan tersedia. Samsung dipastikan akan tetap menyertakan S Pen, port USB-C, dan slot SIM pada perangkat ini.
Samsung Galaxy S26 reguler kemungkinan akan hadir dengan ukuran layar yang sedikit lebih besar, sementara varian Ultra dikabarkan lebih tipis dari pendahulunya. Ponsel ini juga berpotensi mengusung teknologi OLED Flex Magic Pixel untuk meningkatkan privasi layar dari sudut pandang samping.
Performa dan Peningkatan Kamera
Untuk performa, Samsung Galaxy S26 Ultra diprediksi akan ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 secara global. Sementara itu, Galaxy S26 dan S26+ kemungkinan akan menggunakan chipset Exynos 2600 di beberapa wilayah.
Sektor kamera Galaxy S26 Ultra akan tetap menggunakan sensor utama 200MP, dilengkapi kamera telefoto yang ditingkatkan dan kamera depan 12MP. Samsung berfokus pada peningkatan kualitas pemrosesan gambar dan perekaman video melalui optimalisasi perangkat lunak.
Peningkatan kamera pada Galaxy S26 Ultra tidak hanya menyasar kualitas foto malam hari, tetapi juga detail seperti flare dan akurasi warna kulit. Penggunaan bukaan lensa (aperture) yang lebih lebar pada kamera utama belakang juga menjadi salah satu fokus utama penyempurnaan.
