KALTARABISNIS.CO – Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk menjadi anggota dewan pengurus Gates Foundation. Bergabungnya Sri Mulyani ini bertepatan dengan komitmen lembaga filantropi global tersebut untuk menghabiskan seluruh dana abadinya dalam kurun waktu 20 tahun ke depan atau hingga 2045. Pengumuman resmi tersebut dirilis dari kantor pusat Gates Foundation di Seattle, Amerika Serikat, pada Senin (12/1/2026).
Sejak dibentuk pada 2022, dewan pengurus ini memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan kebijakan strategis serta mengawasi penggunaan dana yayasan agar tepat sasaran.
Alasan Penunjukan Sri Mulyani
CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menilai rekam jejak Sri Mulyani di bidang ekonomi makro sangat krusial bagi misi jangka panjang yayasan. Menurutnya, kepemimpinan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut akan membantu menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dunia.
“Sri Mulyani memiliki pengalaman mendalam dalam membangun hasil ekonomi yang adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” kata Suzman, dikutip dari laman resmi Gates Foundation, Selasa (13/1/2026).
Suzman juga meyakini bahwa keterlibatan Sri Mulyani akan menjamin efektivitas sumber daya yang dimiliki yayasan. “Kepemimpinannya akan memastikan sumber daya yayasan digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, dan memperbaiki kehidupan masyarakat di berbagai negara,” ungkapnya.
Target 20 Tahun Menghapus Kemiskinan
Langkah masuknya Sri Mulyani ini selaras dengan keputusan besar Bill Gates selaku Ketua Gates Foundation. Pada tahun lalu, Gates menegaskan komitmennya untuk menyalurkan seluruh kekayaan yayasan dalam dua dekade mendatang demi menyelesaikan berbagai krisis kemanusiaan global.
Fokus utama penyaluran dana tersebut mencakup tiga agenda strategis. Pertama, mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah. Kedua, melindungi generasi muda dari ancaman penyakit menular yang mematikan. Ketiga, mengangkat jutaan orang dari jerat kemiskinan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.
Sri Mulyani menyatakan rasa hormatnya atas kepercayaan yang diberikan oleh lembaga tersebut. Ia memandang masa 20 tahun ke depan sebagai fase yang sangat krusial untuk memberikan kontribusi nyata bagi populasi yang paling rentan di dunia.
“Dengan waktu 20 tahun untuk memberi dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation,” ujar Sri Mulyani.
Ia pun berkomitmen untuk mengoptimalkan pengetahuannya di kancah internasional guna mendukung operasional yayasan. “Saya sangat termotivasi membawa pengalaman di keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola untuk upaya penting ini,” ucapnya lagi.
Selain memperkuat jajaran pengurus, Gates Foundation juga mengumumkan pembentukan divisi baru, yakni Africa and India Offices. Inisiatif ini diambil untuk memperkuat peran kawasan dalam pengambilan keputusan strategis, sekaligus menegaskan bahwa Afrika dan India akan menjadi wilayah prioritas dalam pencapaian misi yayasan hingga tahun 2045.
