US Lecce akhirnya berhasil memutus tren negatif dan menjauh dari ancaman zona degradasi Serie A Liga Italia setelah menundukkan Udinese Calcio dengan skor 2-1 di Stadio Via del Mare, Minggu (08/02/2026) malam WIB. Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi skuad berjuluk I Salentini di tahun 2026, sekaligus mengakhiri masa paceklik gol yang telah berlangsung selama lebih dari 430 menit di kompetisi domestik.
Debut Manis Omri Gandelman dan Akhir Puasa Gol
Lecce memulai pertandingan dengan agresivitas tinggi demi mengejar gol yang telah lama absen dalam sembilan laga terakhir mereka. Tim tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-5 setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini pertahanan Udinese.
Dilansir dari laporan jalannya pertandingan, gol pembuka tersebut bermula dari kesalahan Jesper Karlstrom yang terpeleset saat mencoba mengontrol bola umpan silang Walid Cheddira. Bola liar tersebut langsung disambar oleh Omri Gandelman melalui tendangan dari jarak 12 yard yang menjebol gawang Udinese. Dari peristiwa tersebut, dijelaskan bahwa gol ini menjadi torehan debut yang manis bagi Gandelman di panggung Serie A.
Udinese sempat memberikan respon cepat untuk mengejar ketertinggalan melalui skema serangan balik dan permainan terbuka. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-26 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran Kialonda Gaspar terhadap Jordan Zemura di kotak terlarang. Oumar Solet yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga skor berubah menjadi imbang 1-1 yang bertahan hingga turun minum.
Ketegangan di Tribun dan Gol Penentu Lameck Banda
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin alot dengan kedua tim yang saling bertukar serangan namun minim peluang bersih. Atmosfer di stadion sempat memanas ketika para suporter tuan rumah melontarkan protes terhadap keputusan pelatih Eusebio Di Francesco terkait pergantian pemain.
Berdasarkan situasi di lapangan, para pendukung menginginkan lebih banyak pemain bertipe menyerang untuk tetap berada di lapangan guna mengamankan poin penuh. Meski dalam tekanan mental, para pemain Lecce tetap fokus dan hampir merestorasi keunggulan pada menit ke-87 jika sundulan Gandelman tidak membentur mistar gawang.
Momen krusial pertandingan terjadi tepat pada menit ke-90 ketika Lameck Banda dilanggar tepat di luar kotak penalti Udinese. Banda yang mengambil sendiri eksekusi tendangan bebas tersebut berhasil melepaskan sepakan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang Maduka Okoye.
Statistik Pertandingan Lecce vs Udinese:
- Skor Akhir: 2-1 untuk kemenangan Lecce.
- Pencetak Gol:
- Lecce: Omri Gandelman (5′), Lameck Banda (90′).
- Udinese: Oumar Solet (26′ – Penalti).
- Daftar Cedera Lecce: Francesco Camarda dan Medon Berisha.
- Daftar Cedera Udinese: Keinan Davis, Hassane Kamara, Adam Buksa, Jabuk Piotrowski, dan Alessandro Zanoli.
Kemenangan ini memberikan napas lega bagi posisi Lecce di klasemen sementara Serie A, sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya di paruh kedua musim 2026. Hasil ini juga menghentikan catatan positif Udinese yang sebelumnya meraih kemenangan beruntun atas Verona dan Roma.