Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali membuka kesempatan bagi siswa-siswi terbaik bangsa untuk bersinar melalui ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA 2026. Kompetisi ini bukan sekadar perlombaan akademik biasa, melainkan pilar utama pembinaan talenta sains nasional yang dirancang untuk mencetak ilmuwan muda yang sportif dan berkarakter menuju Generasi Emas 2045. Mengingat pendaftaran tingkat sekolah sudah dimulai, setiap peserta harus segera memahami lini masa seleksi dan melengkapi persyaratan administrasi agar impian mengharumkan nama sekolah hingga tingkat internasional dapat terwujud.
Bagi peserta yang ingin menguji kemampuan logika dan analisis di bidang sains, mari simak detail jadwal, syarat wajib, hingga tata cara pendaftarannya di bawah ini.
| Agenda Seleksi | Tanggal Pelaksanaan |
| Pendaftaran Portal Registrasi | 1 – 28 Februari 2026 |
| Pemetaan Pengawas & Administrasi | 10 Maret – 10 April 2026 |
| Uji Coba OSN-K (Kabupaten/Kota) | 6 – 7 Mei 2026 |
| Seleksi Tingkat Kabupaten (OSN-K) | 18 – 19 Juni 2026 |
| Pengumuman Pemenang OSN-K | 3 Juli 2026 |
| Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P) | 27 – 29 Juli 2026 |
| Pengumuman Pemenang OSN-P | 5 Agustus 2026 |
| Seleksi Nasional (Final) | 14 – 20 September 2026 |
9 Bidang Lomba yang Tersedia
Terdapat sembilan cabang ilmu pengetahuan yang bisa dipilih oleh peserta sesuai dengan minat dan bakat akademiknya:
- Matematika
- Fisika
- Kimia (Syarat: Tidak buta warna)
- Biologi
- Informatika/Komputer
- Astronomi (Syarat: Tidak buta warna)
- Ekonomi
- Kebumian (Syarat: Tidak buta warna)
- Geografi (Syarat: Tidak buta warna)
Syarat Wajib Peserta OSN SMA 2026
Sebelum mendaftar melalui operator sekolah, pastikan peserta memenuhi kriteria berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dan siswa aktif kelas X atau XI jenjang SMA/MA/SMK/Sederajat.
- Memiliki kompetensi di salah satu bidang lomba yang dipilih.
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian tes secara mandiri dan jujur.
- Tidak buta warna untuk cabang tertentu (Kimia, Astronomi, Kebumian, dan Geografi).
- Khusus pemenang medali emas tahun lalu, diperbolehkan ikut kembali namun harus memilih bidang lomba yang berbeda.
Tahapan Seleksi: Menuju Panggung Nasional
Seleksi OSN dilaksanakan secara berjenjang untuk menyaring talenta paling unggul dari setiap daerah.
1. Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S)
Ini adalah langkah awal. Sekolah melakukan seleksi internal untuk memilih maksimal 5 peserta terbaik di setiap cabang lomba untuk mewakili sekolah ke tahap kabupaten.
2. Seleksi Tingkat Kabupaten (OSN-K)
Dilaksanakan serentak secara semi-daring. Peserta akan berkompetisi memperebutkan tiket menuju tingkat provinsi berdasarkan passing grade yang ditentukan pusat.
3. Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P)
Para juara kabupaten akan kembali bertanding di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Provinsi. Di tahap ini, persaingan semakin ketat untuk memperebutkan kuota nasional.
4. Tingkat Nasional (OSN Final)
Puncak kompetisi di mana perwakilan provinsi terbaik akan bertemu secara luring (tatap muka) untuk memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu.
Panduan Pendaftaran Bagi Peserta
Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui sistem informasi yang dikelola oleh operator sekolah. Berikut alurnya:
- Koordinasi: Peserta memastikan diri lolos seleksi internal sekolah (OSN-S).
- Registrasi Portal: Operator sekolah mengakses laman https://daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id.
- Input Data: Melengkapi profil peserta, mulai dari NISN, unggah pasfoto, hingga identitas orang tua.
- Verifikasi Dokumen: Mengunggah surat keterangan kepala sekolah dan menandatangani Pakta Integritas sportivitas.
- Finalisasi: Pastikan pendaftaran tuntas sebelum 28 Februari 2026 agar data tersinkronisasi sempurna.
Menjadi bagian dari OSN adalah langkah besar untuk mengasah ketajaman berpikir dan membangun jejaring dengan calon ilmuwan muda lainnya. Bagi setiap peserta, persiapkan diri sebaik mungkin, kuasai konsep secara kontekstual, dan jangan lupa untuk terus berlatih soal-soal tahun sebelumnya.