Persiraja Banda Aceh nyaris menelan kekalahan di hadapan publik sendiri sebelum akhirnya berhasil memaksakan hasil imbang 1-1 saat menjamu PSPS Pekanbaru. Pertandingan pekan ke-19 Indonesia Liga 2 Championship ini digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Sabtu, 14 Februari 2026 malam WIB.
Laskar Rencong sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama, namun menunjukkan mentalitas baja dengan mencetak gol penyelamat pada masa injury time.
Hasil berbagi poin ini menjadi sangat krusial bagi posisi kedua tim di papan klasemen sementara dalam persaingan ketat menuju fase berikutnya.
Eksekusi Dingin Toninho dan Kebuntuan Laskar Rencong
Laga dimulai dengan tempo sedang di mana Persiraja yang didukung ribuan penggemarnya langsung mengambil inisiatif serangan melalui sektor sayap.
Namun, barisan pertahanan PSPS Pekanbaru yang dikomandoi Douglas Cruz tampil sangat disiplin dalam meredam pergerakan penyerang tuan rumah.
Petaka bagi Persiraja datang pada menit ke-26 saat D. Maulana menerima kartu kuning pertama dalam pertandingan ini akibat pelanggaran taktis.
Hanya berselang satu menit, tepatnya menit ke-27, PSPS Pekanbaru berhasil memecah kebuntuan melalui kerja sama apik antara R. Kusuma dan Toninho.
Umpan terukur dari R. Kusuma berhasil diselesaikan dengan penyelesaian akhir yang dingin oleh penyerang asal Brasil tersebut, mengubah skor menjadi 0-1.
Memasuki akhir babak pertama, tensi permainan mulai memanas yang berujung pada kartu kuning untuk pemain PSPS Pekanbaru, F. Yaghr, di menit 45+5.
Jhon Mera Jadi Pahlawan di Masa Injury Time
Memasuki babak kedua, pelatih Persiraja melakukan perombakan besar-besaran dengan melakukan pergantian pemain masif untuk menambah daya gedor.
PSPS Pekanbaru justru merespons dengan pertahanan yang semakin rapat dan disiplin, memaksa wasit mengeluarkan lima kartu kuning bagi pemain tim tamu.
Tekanan bertubi-tubi dilancarkan Persiraja hingga memasuki menit ke-80, namun tembok pertahanan PSPS Pekanbaru yang sangat rendah sulit ditembus.
Drama terjadi pada menit ke-90+1 saat stadion bergemuruh menyambut gol penyeimbang yang dicetak oleh sang pahlawan, Jhon Mera.
Memanfaatkan assist dari P. Trenady melalui skema serangan balik cepat, Jhon Mera melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau oleh kiper M. Darmawan.
Gol telat tersebut sekaligus memastikan pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan pada menit 90+9.
Statistik Kunci dan Rekap Pertandingan
Pertandingan ini diwarnai dengan disiplin taktik tinggi namun penuh dengan pelanggaran keras yang menguras emosi kedua tim.
Rekap Gol dan Momen Penting:
- Gol PSPS Pekanbaru: Toninho (27′) – Assist: R. Kusuma
- Gol Persiraja: Jhon Mera (90+1′) – Assist: P. Trenady
- Kartu Kuning Persiraja: D. Maulana (26′), Jhon Mera (88′)
- Kartu Kuning PSPS Pekanbaru: F. Yaghr (45+5′), M. Khadafi (57′), V. Ariyanto (73′), M. Darmawan (81′), A. Saputra (82′)
Statistik Akhir Pertandingan (14/2):
- Penguasaan Bola: Persiraja 50% — 50% PSPS Pekanbaru
- Total Tembakan: Persiraja 11 — 4 PSPS Pekanbaru
- Tembakan ke Gawang: Persiraja 5 — 3 PSPS Pekanbaru
- Tendangan Sudut: Persiraja 10 — 6 PSPS Pekanbaru
Persiraja sebenarnya mendominasi dalam hal tekanan udara dengan 10 tendangan sudut, namun pertahanan PSPS Pekanbaru berhasil memenangkan banyak duel udara krusial. Hasil ini membuat Laskar Rencong tetap menjaga asa di papan klasemen meski gagal meraih poin penuh di kandang.