KALTARABISNIS.CO – Pertandingan Liga 2 Pegadaian Championship sengit terjadi di Banten International Stadium pada Sabtu, 17 Januari 2026, saat Adhyaksa FC menjamu Sumsel United. Laga ini berakhir dengan kemenangan tuan rumah dengan skor tipis 2-1. Pertandingan diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR) yang membatalkan sejumlah momen krusial bagi kedua tim.
Adhyaksa FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Skema direct pass dari lini belakang berhasil membongkar pertahanan Sumsel United pada menit ke-6. Adilson Silva, mantan pemain PSM Makassar, yang berdiri bebas sukses mengonversi umpan tersebut menjadi gol pembuka. Skor berubah 1-0.
Tekanan tuan rumah berlanjut melalui kolaborasi Adilson Silva dan Ramiro Fergonzi. Peluang emas sempat tercipta saat umpan cantik Adilson disambar oleh Makan Konate, namun bola masih membentur tiang gawang Sumsel United.
Pada menit ke-37, wasit sempat menunjuk titik putih setelah Rahmad Dandy Sonriza (Dandi) dijatuhkan oleh bek Sumsel United, Octovianus Otto Kapisa (Kopisa), di area terlarang. Namun, setelah melakukan peninjauan VAR, wasit membatalkan penalti tersebut karena tekel Kopisa terbukti mengenai bola terlebih dahulu.
Memasuki babak kedua, dominasi Adhyaksa FC tidak mengendur. Eks gelandang Persib Bandung, Makan Konate, sebenarnya sempat mencetak gol setelah menerima umpan tarik dari Adilson Silva. Namun, VAR kembali beraksi dan membatalkan gol tersebut karena adanya pelanggaran handsball pemain Adhyaksa FC dalam proses terciptanya gol.
Adilson Silva akhirnya memperlebar keunggulan pada menit ke-70. Melalui aksi individu yang memukau, ia berhasil mengecoh barisan pertahanan lawan dan membawa Adhyaksa FC unggul 2-0.
Sumsel United memberikan perlawanan di sisa laga. Gol balasan tercipta bermula dari sepakan keras Bayu Gatra yang mampu ditepis kiper Jefri Wibowo. Bola rebound tersebut kemudian disambar dengan sundulan oleh Tomi Darmawan yang datang dari sisi kanan.
Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Adhyaksa FC meski dua keputusan VAR sempat merugikan momentum mereka di lapangan.
