add_action( 'wp_footer', 'delay_gtag_script' ); function delay_gtag_script() { ?>

DOJ Rilis 3 Juta File Skandal Epstein: Link Download

Link Download File Epstein Link Download File Epstein

KALTARABISNIS.CO – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) baru saja merilis jutaan berkas baru terkait mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Pengumuman ini menjadi pengiriman dokumen terbesar oleh pemerintah sejak undang-undang yang mewajibkan pengungkapannya disahkan tahun lalu.

Tepat pada hari Jumat, sebanyak 3 juta halaman dokumen, 180.000 gambar, dan 2.000 video telah diunggah dan dapat diakses oleh publik. Perilisan ini dilakukan enam minggu setelah departemen tersebut melewati batas waktu (deadline) yang ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dalam undang-undang yang mewajibkan seluruh dokumen terkait Epstein dibagikan kepada masyarakat.

“Rilis hari ini menandai akhir dari proses identifikasi dan peninjauan dokumen yang sangat komprehensif untuk memastikan transparansi kepada rakyat Amerika serta kepatuhan,” tegas Wakil Jaksa Agung, Todd Blanche.

Download File Epstein

https://www.justice.gov/epstein

Fakta Hubungan Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson

Dalam tumpukan berkas tersebut, terdapat rincian mengenai masa penjara Jeffrey Epstein—termasuk laporan psikologis—dan kematiannya saat dalam tahanan. Selain itu, catatan investigasi mengenai Ghislaine Maxwell, rekan Epstein yang dihukum karena membantu perdagangan gadis di bawah umur, juga turut dilampirkan.

Dokumen tersebut mengungkap kedekatan Epstein dengan elit Inggris, termasuk email antara Epstein dan seseorang bernama “The Duke” yang diyakini sebagai Andrew Mountbatten-Windsor. Mereka membahas rencana makan malam di Istana Buckingham yang disebut memiliki “banyak privasi”. Terdapat pula penawaran dari Epstein untuk memperkenalkan “The Duke” kepada seorang wanita Rusia berusia 26 tahun.

Email tertanggal Februari 2011 juga ditemukan, yang mematahkan klaim Pangeran Andrew sebelumnya bahwa ia telah memutus kontak dengan Epstein pada tahun 2010. Selain itu, Sarah Ferguson, mantan istri Andrew, juga tercatat mengirim email pada 4 April 2009 dengan tanda tangan “Love, Sarah, The red Head.!!”. Ia menyebut Epstein sebagai “sahabat spesial yang luar biasa” dan merasa bangga padanya, padahal saat itu Epstein sedang menjalani tahanan rumah atas hukuman tahun 2008.

Keterlibatan Elon Musk, Bill Gates, dan Donald Trump

Nama-nama besar lainnya seperti Elon Musk dan Bill Gates turut muncul dalam korespondensi email. Dokumen menunjukkan bahwa pada November dan Desember 2012, Elon Musk bertanya kepada Epstein mengenai jadwal “pesta paling liar” di pulau pribadi Epstein karena ia ingin “bersantai” setelah bekerja keras. Meski begitu, tidak ada bukti kuat yang menunjukkan Musk benar-benar mengunjungi pulau tersebut.

Di sisi lain, terdapat draf email dari akun Epstein pada 18 Juli 2013 yang berisi tuduhan miring terhadap Bill Gates mengenai kesehatan seksual. Namun, juru bicara Bill Gates dengan tegas membantah dan menyebut klaim tersebut “sama sekali tidak masuk akal dan sepenuhnya salah,” serta menyebut Epstein sebagai pembohong yang frustrasi karena tidak bisa menjalin hubungan berkelanjutan dengan Gates.

Nama Presiden Donald Trump juga disebut ratusan kali dalam berkas baru ini. Salah satu dokumen berisi daftar dugaan pelecehan seksual yang dikumpulkan FBI tahun lalu melalui saluran telepon tip line. Namun, DOJ menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan sensasional karena dikirimkan tepat sebelum pemilu 2020 tanpa bukti pendukung.

Kontroversi Identitas Korban dan Transparansi Data

Pengacara hak-hak perempuan, Gloria Allred, menyampaikan kritik keras karena nama-nama penyintas atau korban justru terungkap dalam rilis terbaru ini. Meskipun ada upaya penyensoran (redaksi), beberapa nama masih bisa terbaca secara jelas, bahkan foto-foto korban yang tidak pernah muncul di publik turut tersebar.

Hingga saat ini, perdebatan mengenai apakah seluruh dokumen telah dirilis masih berlanjut. Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mempertanyakan mengapa hanya sekitar 3,5 juta halaman yang dirilis, padahal DOJ sebelumnya mengidentifikasi ada lebih dari 6 juta halaman yang berpotensi relevan.

Namun, Todd Blanche menyatakan bahwa di luar sejumlah kecil dokumen yang menunggu persetujuan hakim, peninjauan berkas oleh DOJ telah dianggap selesai.